Kisah Hikmah : ” Arti segelas Air “

Assalamu’alaikum wr wb,

Bismillah

AIR 1

Suatu Ketika Khalifah Harun Ar-Rasyid sedang dalam sebuah perjalanan melintasi sebuah gurun pasir menunggangi unta. Bersamanya seorang penasehat yang bijak, Ibnu As Samak. Perjalanan panjang di siang yang panas. Terik matahari membuat dehidrasi dan sang khalifah pun kehausan. Pada satu tempat yang teduh, Harun Ar-Rasyid menepi.

Ibnu Samak menawarkan segelas air sambil berujar, “Khalifah…, dalam kondisi panas dan tenggorokan kehausan, andai kata kau tidak dapatkan air untuk minum kecuali dengan harus mengeluarkan separuh kekuasaanmu, sudikah engkau membayar dan mengeluarkannya?!”

Tanpa pikir panjang khalifah Ar-Rasyid menjawab, “Tentu, aku bersedia membayarnya seharga itu asal tidak mati kehausan!”

Maka usai mendengarnya, Ibnus Samak memberikan segelas air itu dan khalifah pun tidak lagi kehausan.

Kemudian Ibnu Samak melontarkan pertanyaan lagi, “Wahai Khalifah, andai air segelas yang kau minum tadi tidak keluar dari lambungmu selama beberapa hari tentulah amat sakit rasanya. Perut jadi gak karuan dan semua urusan jadi berantakan karenanya. Andai kata bila kau berobat demi mengeluarkan air itu dan harus menghabiskan separuh kekayaanmu lagi, akankah kau sudi membayarnya?”

Mendengar itu, sang khalifah merenungi kondisi yang disebut oleh Ibnu Samak. Seolah mengamini maka khalifah menjawab, “Saya akan membayarnya meski dengan separuh kekuasaanku!”

Mendengar jawaban dari sang khalifah, maka Ibnus Samak sang penasehat raja yang bijak kemudian berkomentar, “O…, kalau begitu SELURUH KEKUASAAN yang khalifah miliki itu rupanya HANYA senilai segelas air saja!”

Pembaca yang budiman, itu barulah kenikmatan segelas air…! Coba kita renungkan dan kita rasakanbaik-baik, betapa nikmat yang dilimpahkan Allah SWT kepada kita amat sangat banyak, hingga kita tak akan mampu menghitungnya.

Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu TIDAK AKAN SANGGUP menghitungnya.” (Q.S. An-Nahl: 18)

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman)

referensi: http://cintamerahputih.blogspot.com/2010/05/harga-sebuah-kekuasaan-1-gelas-air-saja.html

AIR 2
Lain lagi kisah Umar r.a Hurmuzan, seorang tokoh Persia yang sedang di tawan dan kemudian dijatuhi hukuman mati, memohon kepasa Umar r.a.
“Berilah aku segelas air sebelum hukuman dijatuhkan kepadaku.”
Umar setuju, dan sebelum terpidana tersebut minum, ia memandang Umar dengan bertanya, “Apakah aku memperoleh keamanan sampai air ini habis saya minum?”
Umar mengiyakan, tetapi dengan serta merta Hurmuzan menumpahkan isi gelas itu, dan dengan senyum penuh arti dia berkata, “Tepatilah janjimu wahai Umar! Berilah aku keamanan.”
Hadirin yang menyaksikan tersentak, namun Umar berkata, “Lepaskan dia, kita harus setia kepada janji, apa pun akibatnya. “Segelas air yang merupakan sumber kehidupan, bahkan kehidupan itu sendiri, tiada artinya jika menyalahi kesetiaan pada janji. Inilah harga segelas air bagi Khafilah Umar r.a.

Ada seorang yang bergelimang dosa melihat seekor anjing kehausan. Ia sodorkan segelas air kepada binatang itu. Sabda Nabi yang menguraikan peristiwa ini
“Tuhan mengampuni dosa-dosanya, dan memasukkannya ke dalam surga karena segelas air itu.” Inilah harga tertinggi bagi segelas air!

Banyak tuntunan agama menyangkut air. Di dalam Al-Qur’an saja kata “air” terulang sebanyak 63 kali. Salah satunya yang amat sarat dengan makna adalah firman Allah yang berbunyi Dan Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dalam enam periode dan adalah singgasana kekuasaan-Nya sebelum itu di atas air, agar Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya(QS 11:7) Maha benar Allah dengan segala Firman-Nya.

sumber: “Lentera Hati” M. Quraish Shihab

Wassalamu’alaikum wr wb,
Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s